==PENYAKIT HAMSTER ==
"PART 1"
Hamster Flu, Pilek
Hamster yang terserang Flu dapat disebabkan oleh udara yang dingin dan lembab, jadi penting untuk meletakan kandang hamster di tempat yang jauh dari tempat yang becek dan tetesan air yang menciprati kandang hamster. Letakan di tempat yang kering dengan suhu yang normal. Gejala hamster yang terserang Flu, Pilek atau Masuk Angin adalah hamster sering bersin, hidung hamster
terlihat basah, nafas hamster yang terdengar berat dan hamster selalu duduk dengan posisi membungkuk. Sangat penting untuk diingat, jangan pernah memandikan hamster Anda dengan air. Salah satu sebab hamster terserang Flu adalah karena hamster dimandikan. Dan jangan pernah juga memegang hamster Anda bila Anda sedang terserang Flu atau Masuk Angin karena hamster mudah terjangkit flu dari manusia. Hamster yang terserang Flu harus diletakkan ditempat yang kering dan di dalam ruangan yang hangat. Makanan yang lembut sangat baik untuk hamster yang sakit. Menambahkan sedikit madu yang dicampur dengan air sangat membangkitkan selera hamster untuk minum. Anda juga dapat memberikan hamster Anda susu hangat dicampur dengan air. Namun susu hangat ini harus diganti dengan yang baru setiap tiga kali sehari selama dua hari.
Hamster Wettail
Hamster Ekor Basah atau yang biasa disebut dalam bahasa Inggris ‘Wet Tail’. Wet Tail adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menyebabkan diare yang parah. Stress dan ketidak seimbangan diet dapat menjadi penyebab utama dari hamster yang menderita Wet Tail. Salah satu contoh hamster yang stress adalah pada saat perjalanan yang jauh dari petshop ke rumah, atau pada saat pindah rumah. Area sekitar anus hamster menjadi lengket dan terlihat basah. Jadi bila hamster Anda mengalami ekor yang basah, segera bawa hamster Anda ke dokter hewan yang biasa mengurus binatang-binatang kecil atau yang biasa disebut Vetenarian atau sebut saja Vet. Hamster yang sakit
biasanya bergerak sangat lamban, diam dan tidak mau makan. Hamster yang mengalami ekor yang basah adalah penyakit yang sering dialami oleh Hamster Sirian. Cairan Isotonik dapat diberikan secara oral kepada hamster yang sakit dan vet (dokter) biasanya akan memberikan resep obat atau antibiotik untuk hamster. Antibiotik Metronidazole POM biasanya sangat ampuh untuk mengobati masalah gangguan perut dan ekor yang basah. Dosisnya adalah 20-60mg/kg dua kali sehari. ‘DriTail’ adalah salah satu obat yang ampuh untuk mengobati hamster yang terserang ekor yang basah (tapi saya tidak yakin obat itu dijual di Indonesia, tapi saya harap ada dan tersedia di petshop-petshop seluruh Indonesia). Anda dapat menaruh obat DriTail ke dalam botol minum untuk mempercepat kesembuhan hamster. Jika hamster Anda tidak mau makan, paksakan dengan memberikannya sayuran yang sedikit cairannya dengan disertai makanan pokok hamster yaitu biji-bijian. Tambahkan makanan hamster dengan pemanis seperti madu guna untuk menggairahkan nafsu makan untuk kesembuhan hamster. Dan hamster harus diletakan di tempat yang hangat dan lingkungan yang tenang untuk mengurangi stress. Kandang bekas hamster yang mati harus di buang atau dicuci dengan menggunakan banyak sabun lalu di semprot dengan cairan pembasmi kuman.
Hamster Kencing Batu (Bladder Stones)
Gejala dari hamster yang mengalami kencing batu adalah adanya sedikit tetesan kencing darah yang keluar dari kelamin hamster. Hamster akan kesakitan pada saat kencing dan hamster akan terlihat lemas. Dengan memberikan daun Dandelion akan memperlancar pengeluaran air seni sehingga batu-batu yang ada di kandung kemih akan keluar. Daun Dandelion dapat di petik dari ladang atau bisa juga memperolehnya dari orang yang menjual sayuran. Cara lain untuk mengobati hamster yang
terkena kencing batu adalah dengan mencampur sedikit garam meja kedalam botol minum atau menaruhnya sedikit kedalam makanan hamster. Tambahan sedikit jus buah kedalam air yang sudah tercampur dengan air akan membuat minuman menjadi lezat untuk diminum. Anda juga dapat memberikan sedikit sayuran dan makanan basah seperti roti yang sudah di rendam oleh cairan seperti jus buah. Memberikan hamster dengan ekstra vitamin C juga dapat membantu menyembuhkan hamster dari kencing batu.
Hamster Diare (Diarrhoea)
Hamster yang terkena diare dikarenakan oleh pemberian makan yang tidak benar atau tidak teratur
dan sering juga dikarenakan oleh kandang yang basah dan becek. Makanan yang sudah busuk atau air minum yang kotor serta pemberian buah dan sayuran yang berlebihan merupakan penyebab hamster terkena diare. Gejala dari hamster yang diare adalah kotoran yang berwarna hijau, lembek dan ukuran kotoran (feces) yang besar atau ukuran yang tidak seperti biasanya. Jika hamster Anda terkena diare, buang semua makanan yang berair seperti buah dan sayuran dari kandang. Berikan hamster Anda hanya makanan kering seperti roti bakar kering dan garing serta nasi. Ganti air minuman dengan The Chamomile yang hangat dan diganti dengan yang baru setiap tiga kali sehari selama dua hari. Setelah hamster Anda sudah mulai sembuh, kandang segera di bersihkan dan di cuci dengan cairan disinfektan.
Hamster Ambeien (Rectal Prolepses)
Hamster Ambeien adalah suatu penyakit dimana sebagaian dubur hamster terlihat keluar dari anus. Masalah ini dapat diatasi oleh seorang vet yang ahli mengobati binatang-binatang kecil. Biasanya vet akan membius di bagian dubur lalu mendorong kedalam bagian dubur yang keluar lalu menjahitnya di sekitar anus untuk mencegah terjadinya Ambeien lagi. Pilihan lain adalah dengan mengangkat bagian dubur yang keluar itu, bila memang bagian dubur itu sudah sangat rusak. ‘Ruta’ dan ‘AEsculus’ dapat menggantikan dubur yang sudah rusak tersebut.
Kutu Kulit Hamster (Skin Mites)
Kutu kulit merupakan parasit yang sangat berbahaya. Kutu kulit pada hamster adalah parasit yang berbentuk seperti laba-laba, kutu itu bisa masuk ke dalam kulit hamster sehingga sangat sulit terlihat. Jika ada hamster yang terkena kutu dan hamster itu hidup berkoloni dalam satu kandang, maka seluruh koloni atau semua hamster yang berada satu kandang akan terkena kutu juga. Kutu-kutu itu juga dapat berjangkit kepada binatang lain, jadi bukan hanya hamster. Dan apabila Anda mempunyai anjing yang menderita karena kutu, jangan pernah membiarkan anjing Anda mendekati hamster, karena kutu anjing terutama yang mempunyai sayap dapat hinggap dan bersarang di kulit hamster sehingga hamster akan terkena kutu juga. Begitu juga sebaliknya, untuk hamster yang terkena kutu jangan biarkan anjing Anda mendekati hamster. Kutu dapat menyebabkan rasa gatal yang sangat sehingga hamster akan sering menggaruk dan akibatnya hamster akan kehilangan banyak bulu dan kulit yang rusak. Gunakan spray anti-kutu khusus hamster apabila hamster Anda terserang kutu. Disinfektan seluruh kandang dengan mencuci dan menyemprot dengan spray anti-kutu. Tapi jangan
menyemprotkan spray anti-kutu langsung kepada hamster, Anda dapat menyemprotkan terlebih dahulu ke sikat gigi atau cotton bud lalu usapkan menyeluruh ke badan hamster, sesudah itu keringkan dengan menggunakan tissue atau kain bersih yang kering. Semprotkan dua atau tiga kali ke kandang hamster yang sudah di cuci bersih. Dan jangan lupa untuk melihat petunjuk penggunaan spray anti-kutu di bungkus kemasan. Cara lain adalah dengan mengusapkan seluruh badan hamster dengan minyak Zaitun, Usapkan sampai hamster terlihat basah, lalu keringkan dengan tissue atau kain kering yang bersih tapi jangan terlalu kering. Lalu sediakan pasir mandi hamster, dan biarkan hamster berguling-guling sambil membersihkan badannya. Ulangi cara ini setiap hari sampai terlihat hamster terbebas dari kutu.
Hamster yang terserang Flu dapat disebabkan oleh udara yang dingin dan lembab, jadi penting untuk meletakan kandang hamster di tempat yang jauh dari tempat yang becek dan tetesan air yang menciprati kandang hamster. Letakan di tempat yang kering dengan suhu yang normal. Gejala hamster yang terserang Flu, Pilek atau Masuk Angin adalah hamster sering bersin, hidung hamster
Hamster Wettail
Hamster Ekor Basah atau yang biasa disebut dalam bahasa Inggris ‘Wet Tail’. Wet Tail adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan dapat menyebabkan diare yang parah. Stress dan ketidak seimbangan diet dapat menjadi penyebab utama dari hamster yang menderita Wet Tail. Salah satu contoh hamster yang stress adalah pada saat perjalanan yang jauh dari petshop ke rumah, atau pada saat pindah rumah. Area sekitar anus hamster menjadi lengket dan terlihat basah. Jadi bila hamster Anda mengalami ekor yang basah, segera bawa hamster Anda ke dokter hewan yang biasa mengurus binatang-binatang kecil atau yang biasa disebut Vetenarian atau sebut saja Vet. Hamster yang sakit
Hamster Kencing Batu (Bladder Stones)
Gejala dari hamster yang mengalami kencing batu adalah adanya sedikit tetesan kencing darah yang keluar dari kelamin hamster. Hamster akan kesakitan pada saat kencing dan hamster akan terlihat lemas. Dengan memberikan daun Dandelion akan memperlancar pengeluaran air seni sehingga batu-batu yang ada di kandung kemih akan keluar. Daun Dandelion dapat di petik dari ladang atau bisa juga memperolehnya dari orang yang menjual sayuran. Cara lain untuk mengobati hamster yang
Hamster Diare (Diarrhoea)
Hamster yang terkena diare dikarenakan oleh pemberian makan yang tidak benar atau tidak teratur
Hamster Ambeien (Rectal Prolepses)
Hamster Ambeien adalah suatu penyakit dimana sebagaian dubur hamster terlihat keluar dari anus. Masalah ini dapat diatasi oleh seorang vet yang ahli mengobati binatang-binatang kecil. Biasanya vet akan membius di bagian dubur lalu mendorong kedalam bagian dubur yang keluar lalu menjahitnya di sekitar anus untuk mencegah terjadinya Ambeien lagi. Pilihan lain adalah dengan mengangkat bagian dubur yang keluar itu, bila memang bagian dubur itu sudah sangat rusak. ‘Ruta’ dan ‘AEsculus’ dapat menggantikan dubur yang sudah rusak tersebut.
Kutu Kulit Hamster (Skin Mites)
Kutu kulit merupakan parasit yang sangat berbahaya. Kutu kulit pada hamster adalah parasit yang berbentuk seperti laba-laba, kutu itu bisa masuk ke dalam kulit hamster sehingga sangat sulit terlihat. Jika ada hamster yang terkena kutu dan hamster itu hidup berkoloni dalam satu kandang, maka seluruh koloni atau semua hamster yang berada satu kandang akan terkena kutu juga. Kutu-kutu itu juga dapat berjangkit kepada binatang lain, jadi bukan hanya hamster. Dan apabila Anda mempunyai anjing yang menderita karena kutu, jangan pernah membiarkan anjing Anda mendekati hamster, karena kutu anjing terutama yang mempunyai sayap dapat hinggap dan bersarang di kulit hamster sehingga hamster akan terkena kutu juga. Begitu juga sebaliknya, untuk hamster yang terkena kutu jangan biarkan anjing Anda mendekati hamster. Kutu dapat menyebabkan rasa gatal yang sangat sehingga hamster akan sering menggaruk dan akibatnya hamster akan kehilangan banyak bulu dan kulit yang rusak. Gunakan spray anti-kutu khusus hamster apabila hamster Anda terserang kutu. Disinfektan seluruh kandang dengan mencuci dan menyemprot dengan spray anti-kutu. Tapi jangan
0 komentar:
Posting Komentar